Kesehatan adalah permata yang sangat mahal. Permata yang tak akan kita dapat dengan uang berapa pun. Kesehatan yang merupakan karunia paling berharga dari Allah SWT. Tiada nikmat kehidupan tanpa kesehatan yang ada dalam diri kita, maka kita harus bersyukur atas kesehatan yang telah diberikan Allah SWT. Bersyukur pada-Nya dengan selalu memelihara diri kita dari segala yang membahayakan dan menjaganya agar tetap sehat.Namun demikian, penyakit memang sering kali datang secara tiba-tiba. Tanpa kita sadari, wabah penyakit dengan berbagai unsur penularannya perlahan datang menyerang tubuh manusia, lambat laun akhirnya menggerogoti seluruh organ tubuh penting manusia. Jika ini terus berlanjut, bagaimana kelanjutan hidup kita ini?
Berbicara tentang kesehatan, sebenarnya tidak jauh dengan berbicara tentang makan. Karena bagaimana tata cara makanlah yang sangat mempengaruhi kesehatan kita.
Makan merupakan suatu hal yang sangat lumrah bagi manusia, bahkan suatu kebutuhan yang harus dipenuhi. Bahkan syari'at islam mempersilahkan untuk memakan sesuatu yang haram, apabila itu dalam keadaan terpaksa. Ini sesuai dengan kaidah addharuratu tubihul mahdzurat, hal-hal darurat itu membolehkan hal-hal yang dilarang. Karena dengan makanlah manusia dapat hidup. Lalu bagaimanakah tata cara makan yang baik itu?
Rasulullah bersabda "Makanlah kamu sebelum lapar, dan berhentilah sebelum kenyang!". Hadits ini memang kita anggap biasa. Namun penelitian dokter mengatakan bahwa makan yang berlebihan, yaitu berhenti setelah kenyang, dapat menyebabkan sakit perut. Ini disebabkan karena kadar makanan didalam perut hanya seperempat, dan seperempatnya lagi untuk air, dan sisanya untuk udara. Artinya, apabila kita makan berlebih atau kekenyangan, maka dapat berakibat fatal. Mungkin tidak terjadi sekarang, namun lama kelamaan akan menjadi penyakit.
Adapun perintah makan sebelum lapar berarti bahwa makan setelah lapar akan membahayakan tubuk kita. Pernahkah anda mendengar penyakit mag? ya semua ini terjadi karena kita sering terlambat makan. Lambung yang sistem kerjanya untuk melumatkan makanan, apabila perut kita sudah kosong dan belum diisi, maka lambung akan melumatkan yang ada disekitarnya. Dan itu artinya ia akan melumatkan bagian dari lambung itu. Sehingga terjadilah sakit maag atau perut.
Fadli Fahmi, Alumnus PP. Ar-Raudhatul Hasanah, Medan.